Selasa, 29 Juni 2021

Peran ku terhadap dunia pendidikan

Peranku untuk memajukan pendidikan di Indonesia

Di usia muda, saya tidak duduk diam melihat sejuta masalah di negeri   ini. Kita harus memperjuangkan kehidupan yang lebih baik untuk masyarakat di sekitar kita bahakan untuk masyarakat luas di negara ini. Tanggung jawab dan amanah yang perlu diingat, bahwa menjadi seorang pelajar sewaktu di dalam kelas itu adalah tanggungan seorang guru, akan tetapi setelah siswa itu lulus mereka menjadi tanggung jawab untuk dirinya sendiri. Nilai dari seorang yang paling utama untuk dirinya sendiri adalah nilai kepedulian. Orang-orang di sekitar tidak akan mengakui sehebat apapun diri kita, tidak peduli juga seberapa berpengaruh dan hebatnya kita, sumber kekayaan dan harta kita, seberapa pintarnya diri kita. Mereka hanya memperdulikan satu, apakah keberadaan kita ini memberikan manfaat bagi orang lain dan menjadikan profesi khususnya guru, sebagai pengabdian kita. Kalau kita tidak peduli dengan keadaan negeri   ini, terutama pendidikan yang belum merata.Banyak sekali ruang lingkup tenaga pendidik, sistem pendidikan yang ada di Indonesia belum berjalan secara optimal. Sebagai pemuda guru yang berjuang di sekolah swasta  banyak sekali masalah pendidikan di negeri   ini. Sehebat apapun orang, jika pendidikan mereka rendah pola dan perilaku akan berpengaruh, karena pendidikan akhlak dan pendidikan moral belum pernah mereka dapatkan dibangku sekolah. Inilah yang menggugah saya pribadi untuk mengabdi untuk memperjuangkan pendidikan di Indonesia. Saya sadar anak muda sekarang harus menikmati proses, saya sendiri menyukai tantangan. Anak muda Indonesia harus peduli dengan sejuta masalah pendidikan terutama para sarjana. Anak muda harus menikmati kebaikan dan menikmati proses dari sebuah kebaikan, yaitu dengan cara mengajar dan  mengabdi untuk negeri   kita tercinta Indonesia.

            Ketika anak muda di mata masyarakat sering  diremehkan, sering dianggap belum berpengalaman, akan tetapi berbeda dengan zaman modern sekarang anak muda punya banyak sekali ide, akan tetapi tidak bisa merealisasikannya karena hal itu, jangan biarkan orang-orang itu meremehkan kita dengan alasan kita masih berusia muda. Bergerak dengan gairah dan kebersamaan ketika kita ingin mencapai mimpi di usia muda. Salah satunya mengajar adalah hal yang paling mulia dengan mengajar kita bisa berbagi inspirasi, berbagi ilmu pendidikan, pengalaman dan motivasi untuk negara kita Indonesia. Tetap belajar terus-menerus jangan lengah, ketika seseorang sibuk memproduksi pengetahuan tapi banyak yang tidak sadar akan pentingnya  pendistribusi pengetahuan. Menjadi pengajar harus keluar kelas, keluar laboratorium, keluar perpustakaan dan masuk dunia masyarakat dunia pendidikan atau sekolah dan bahkan masuk seleksi pendidikan salah satunya guru pengajar pengerak, untuk memastikan pengetahuan yang mereka produksi itu terdistribusi itulah yang menjadi problem di Indonesia banyak teori daripada praktik sebagai pendididk kita harus terjun langsung dan mengajar. Jangan bangga dengan ide kita, tapi berfokuslah dengan masalah yang ingin kita selesaikan, jadi kita akan menemukan inovasi, inovasi yaitu emportnya minimal dan tapi impecnya maksimal. Dan inilah inti dari hidup kita menolong dan peduli dengan pendidikan di Indonesia. Dalam perjalanan hidup kita harus berani mengambil resiko dan bersabar, karena orang-orang yang berani mengambil resiko, ibarat dia berada dalam sekerumunan orang banyak. Berani  keluar dari keremunan orang untuk mengambil resiko (tantangan) dengan lebih sedikit orang. Tantangan itu adalah mengajar, praktik, melihat langsung realita yang ada, semoga pendidikan di Indonesia akan maju dengan adanya seleksi guru praktik pengerak, guru yang peduli. Terimaksih atas kesempatan yang di berikan untuk guru pengajar praktik semoga saya benar-benar suguh-sungguh mengabdi dan menjadi guru yang profesional Amien ya robal lamin.




Sabtu, 22 Maret 2014

Kiat Sukses Bisnis Barang Koleksi

Dalam buku ‘’ kiat sukses bisnis barang koleksi” ya memang sukses dan kaya salah satu Nya dengan cara berdagang atau berbisnis. Karena 9 dari 10 pintu rezeki berasal dari berdagang, mungkin anda bertanya-tanya, lalu bisnis atau usaha apa yang bagus dan berpeluang untuk saat ini?

Carilah usaha yang cocok dengan Anda, artinya yang anda semai dan merasa nikmat dalam melakukannya sesuai dengan hobi Anda itu yang di utamakan. Karena kemungkinan untuk berhasil lebih besar. Anda akan menikmati prosesnya dan tidak terasa lelah menjalaninya.

Seseorang anak kecil senang mengumpulkan dan mengkoleksi banyak mobil-mobilan, boneka dan lain-lain. Saya lihat sahabat saya dia seng mengumpulkan berbagai macam jam tangan. Ya kita semua senang. Karena itu sifat manusia.

Tetapi tahukah anda selain asyik mengumpulkan, sebenarnya Anda bisa menghasilkan uang dari kesenangan tersebut?

A. BISNIS BARANG KOLEKSI
Dalam kamus Bahasa Indonesia, hobi diartikan sebagai kegemaran, kesengan istimewa pada waktu sengang, dilakukan secara terus menerus tetapi bukan pekerjaan utama. Hobi koleksi adalah kegiatan mengumpulkan dan menyimpan barang. Sebagaimana hobi lainya, hobi koleksi barang yang sudah jamak ataupun koleksi barang langka dan belum dikenal.

Hobi koleksi memerlukan obyek yang harus di cari karena banyak peminat, muncul bisnis barang koleksi dan membuka beberapa jenis profesi seperti pemain, pengepul, pedagang dan lain-lain. Tidak jarang kegiatan ini dijadikan sebagai pekerjaan utama seseorang, meski sebenarnya bermula dari pekerjaan di waktu senggang. Tidak sedikit yang berhasil sukses menjadikan sebagai mata pencaharian.

B. KOLEKTOR
Salah satu penyebab timbulnya bisnis barang koleksi karena kolektor yaitu penggemar dan penekun hobi koleksi, umum motivasi utama kolektor adalah kecintaan dan kesengannya terhadap barang yang dikoleksinya, oleh karena itu para kolektor selalu berusaha mencari dan mnedapatkan barang koleksi.

Disamping kolektor ada sebutan lain yaitu kolekdol. Kolekdol adalah kolektor yang menjual (mengedol) sebagian koleksinya dengan berbagai alasan misal karena jumlahnya sudah terlalu banyak atau ingin ditukar dengan yang lain dan beralih profesi.

C. BARANG KOLEKSI
Semua barang dapat dijadikan objek koleksi. Istilah karenanya kumpulan barang yang dirawat dan diatur secara rapi dikenal sebagai koleksi, penekun hobi koleksi apapun dapat dijadikan bisnis atau diperjualkan belikan yang menghasilkan uang. Koleksi berharga dan bernialai tinggi, tergantung pada jenis, kondisi serta kualitas barang.

D. BISNIS BARANG KOLEKSI
Dimaksudkan sebagai segala kegiatan transaksi barang koleksi. Bisnis ini wujudnya bisa tukar menukar, jual beli secara langsung atau jual beli melalui lelang. Pelaku pembisnis meliputi pemilik barang bertindak sebagai pembeli bisa pengepul (pengepul), pedagang, pemakai (kolektor/kolekdol), pemilik Gallery, serta mediator/perantara (pemain) dan balai lelang.

Kapan bisnis barang koleksi dapat dimulai?
Setiap saat kapan saja seseorang dapat melakaukannya. Modal utama adalah niat, kemauan dan tekad. Tahap awal bisnis ini adalah menawarkan barang bekas milik sendiri kalau ada, apapun wujudnya, ingat jangan sepelekan barang bekas, semuanya dapat dijadikan uang dapat dijadikan sebagai awal bisnis.

Banyak orang berhasil menjadi kaya dalam bisnis menjadi kaya dalam bisnis ini dan tidak sedikit orang yang menjadikannya sebagai si utama yang berhasil mencari sumber mata pencaharian dan menjadikan koleksinya sebagai harta karun investasi.

KESIMPULAN DAN KIAT SUKSES
Apapun profesi yang telah dipilih hedakilah diajani dengan kesenagan dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Memang kadangkala faktor dewi Fortune atau kebetulan keberuntungan merupakan faktor yang sulit untuk diperhitungkan. Tetapi kebetulan dan keberuntungan harus diusahakan. Adalah wajar bila untuk kemajuan, meski sudah merasa cocok harus alih profesi. Salah satu kendala yang bisa dialami untuk latih profesi dalam bisnis barang koleksi adalah rasa sayang untuk melepas profesi sebelumnya. Bisa cenderung mempertahankannya meskipun dengan alih profesi dapat meningkaykan penghasilan.

Beberapa kiat sukses :
  1. Tekun sabar dan tidak putus asa, serta pantang menyerah
  2. Mengikuti tren konsumen, kolektor dan penggemar tentang obyek yang banyak diminati
  3. Menjadi anggota perkumpulan/perhimpunan hobi koleksi guna menambah teman dan jaringan bisnis
  4. Menghitung secara teliti dan cermat apakah harga yang dibayar akan tertutup kembali bahkan memperoleh keuntungan bila di jual ke orang/ kolektor lain.
  5. Mengetahui tempat-tempat memperoleh barang secara murah, misalnya daerah pedalaman yang diperkirakan masih cukup tersedianya benda-benda yang dicari penggemar.
  6. Mengetahui tempat menjual barang misalnya : pedagang, kolektor, galeri dan barang lelang
  7. Menjunjung tinggi kepercayaan dan jujur dalam berbisnis.



Diana dan bagaimana mendapatkan informasi?
Bertanya untuk mendapatkan informasi, bertanya kepada arang yang tahu dan ahlinya yaitu orang telah sukses dalam bidangnya
Mencari mitra kerja atau setaff yang berpengalaman dengan maksud menyerap ilmunya dan saling menguntungkan
Catat semua konsumen dan produsen untuk mendapatkan informasi barang apa yang tersedia dan kebutuhanya.
Bertanya kepada orang berhasil agar dapat mengetahui seluk-beluk dan rahasia pengeloaan dan pekerjaan apa saja yang perlu diperhatikan dan dihindari, minta petunjuk dan saran
Belajar sebagai pembeli, mempelajari karakter sebagai penjual dan mendapatkan ilmunya.
Memperoleh modal
Modal usaha dapat diperoleh dengan cara menabung menyisakan, pendapatan dengan harapan untuk memeulai usaha bergabung dan bekerjasama sesama teman untuk mengusahakan modalnya.
Dalam mencari partner harus tepat dan cermat, sehingga dalam bekerja sama hal-hal yang perlu dikerjakan dapat dilakuakan dengan penuh antusias dan senang mengerjakannya Baik modal dan bentuk usaha, mulai dari kecil-kecilan serta berani menghadapi resiko.

KIAT SUKSES
Berawal dari bisnis barang koleksi sebagai pemain/penghubung antara penjual dan penghubung antara penjual dan pembeli. Komisi yang diperoleh ditabung dengan cermat. Berkat bketekunan dan kerja keras inisiatif sebagaian komisi yang didapat diwujudkan dalam bentuk barang, lama-lama disamping tabungan barang koleksi. Setelah simpanannya cukup, profesinya disamping bertambah dengan pengepul. Selain menawarkan dan menjual barang koleksi miliknya sendiri, dia juga dibeli barang koleksi milknya sendiri, dia juga jual beli barang koleksi baru. Profesi ini dirasakan sesuai dengan minatnya sehingga dia penghasilanya melibihu gajinya sebagai karyawan lulusan S1 yang pernah dijalani sebelumnya


KIAT SUKSES BISNIS BARANG KOLEKSI
karya : Supeno Djopawiro


Cover Depan

Cover Belakang